
PESAWARAN – Semangat gotong royong ditunjukkan oleh para siswa yang tergabung dalam Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) MA dan MTs Mathla’ul Anwar Kedondong pada Sabtu (07/02) pagi. Mereka melaksanakan aksi nyata dalam program bertajuk “Bersih-Bersih 1000 Masjid” yang bertempat di Masjid Al Hidayah, Desa Tempel Rejo.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB ini melibatkan puluhan siswa dan didampingi oleh beberapa guru pembina. Dengan membawa perlengkapan kebersihan lengkap, para siswa tampak antusias menyisir setiap sudut masjid, mulai dari area utama salat, tempat wudu, hingga halaman luar masjid.
Memupuk Karakter dan Kepedulian Sosial
Program Bersih-Bersih 1000 Masjid ini bukan sekadar aktivitas fisik biasa. Menurut pihak sekolah, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membentuk karakter siswa agar memiliki rasa kepedulian terhadap kebersihan rumah ibadah dan lingkungan sekitar.
“Kami ingin menanamkan rasa cinta masjid kepada para siswa sejak dini. Melalui aksi ini, mereka belajar bahwa menjaga kesucian tempat ibadah adalah tanggung jawab bersama,” ujar salah satu pembina OSIS di sela-sela kegiatan.
Kolaborasi MA dan MTs Mathla’ul Anwar
Keunikan dari giat pagi ini adalah adanya kolaborasi antara tingkat Madrasah Aliyah (MA) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs). Sinergi ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar siswa sekaligus memberikan contoh kepemimpinan dari kakak kelas kepada adik kelasnya.
Beberapa poin utama dalam kegiatan hari ini meliputi:
- Pembersihan Karpet dan Lantai: Menghilangkan debu dan memastikan area salat nyaman digunakan jamaah.
- Sterilisasi Tempat Wudu: Membersihkan lumut dan memastikan saluran air lancar.
- Penataan Lingkungan: Merapikan halaman dan membuang sampah organik maupun non-organik di sekitar masjid.
Tanggapan Warga Desa Tempel Rejo
Aksi ini mendapat apresiasi positif dari warga Desa Tempel Rejo. Pengurus Masjid Al Hidayah menyatakan sangat terbantu dengan adanya inisiatif dari para siswa Mathla’ul Anwar Kedondong.
“Kami sangat berterima kasih. Kehadiran anak-anak ini membawa energi positif. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di wilayah Kedondong,” ungkap salah satu tokoh masyarakat setempat.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah singkat antara siswa dan warga sekitar sebelum para siswa kembali ke sekolah untuk melanjutkan aktivitas lainnya.
